Efektifitas Bekam Untuk Nyeri 2 Featured

Wednesday, 01 November 2017 01:44 Written by  Published in Basah Read 168 times

Tujuan umum dari penelitian ini untuk mengidentifikasi efektifitas terapi bekam (terapi oksidan) terhadap penurunan nyeri pada pasien dengan cephalgia di Rumah Bekam Al Kahiil Tegal Besar Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur.

Tujuan khusus yaitu mengidentifikasi nyeri pasien dengan cephalgia sebelum diberikan terapi bekam, mengidentifikasi nyeri pasien dengan cephalgia sesudah diberikan terapi bekam, dan menganalisa efektifitas terapi bekam terhadap penurunan nyeri pada pasien dengan cephalgia.

Metode Penelitian

Desain penelitian ini adalah pre experiment dengan rancangan pretest-postest design. Karena sesuai dengan tujuan dilaksanakan penelitian yaitu untuk menganalisis efektifitas terapi bekam terhadap penurunan nyeri pada pasien dengan cephalgia di Rumah Bekam Al Kahiil Tegal Besar Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur.

Pada penelitian ini populasinya adalah keseluruhan pasien cephalgia yang melakukan terapi bekam di Rumah Bekam Al Kahiil Tegal Besar Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur.

Pada penelitian ini sampel diambil dari pasien yang datang dengan keluhan cephalgia di Rumah Bekam Al Kahiil Tegal Besar yang termasuk dalam kriteria inklusi.

Kriteria inklusinya adalah semua pasien yang datang dengan keluhan cephalgia, sehat psikis, jenis kelamin laki-laki, dan bersedia menjadi responden.

Jumlah besarnya sampel yang akan diambil oleh peneliti adalah 32 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji t-dependen (paired t-test).

Prosedur teknis pasien yang akan diteliti bersedia menjadi responden. Selanjutnya peneliti akan mengukur nyeri kepala pasien dengan menggunakan skala nyeri dan dicatat dalam sebuah check list.

Setelah diukur dengan skala nyeri sebelum perlakuan, maka peneliti akan membekam pasien atau memberi perlakuan untuk mengetahui adanya pengaruh. Waktu berbekam dibutuhkan selama 30 menit setiap responden.

Setelah selesai diberi perlakuan, responden akan diperiksa 15 menit kemudian. Uji homogenitas dengan uji Kolmogorov Smirnov dengan nilai terendah p 0,00 dan nilai tertinggi 0.200.

Dari 3 faktor yang diteliti oleh peneliti yaitu usia, riwayat pendidikan, dan pekerjaan didapatkan bahwa faktor usia homogen dan sisanya tidak homogen. Uji statistik t-dependen (paired t-test) diperoleh bahwa rata-rata skala nyeri di awal dan akhir perlakuan bekam adalah 4.12500 dengan standar deviasi 1.03954. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,00 < 0,05 (a).

Hasil dan Pembahasan

Hasil penelitian yang telah dilaksanakan di Rumah Bekam Al Kahiil Tegal Besar Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut;



Tabel 1 mendeskripsikan jenis nyeri kepala tension headache paling sering di jumpai dari 32 responden yang ada yaitu sebesar 68.8%. Sedangkan jenis nyeri kepala cluster headache paling jarang ditemukan dengan persentase sebesar 6.2%. (The Indonesian Journal of Health Science Vol. 3, Nomor 1, Desember 2012 | Yugi Hari Chandra Purnama/Wahyudi Widada/Moh. Ali Hamid)

Candra P. Pusponegoro

Bengkel Manusia, Bukan Sembarang Bekam...! Town House Anggrek Sari Blok G/2 Kel. Taman Baloi Kec. Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepri, Indonesia, 29463 | Tel. (+62) 778-4801831 & (+62) 812-6850-3533 & WhatsApp Only (+62) 813-2871-2147 | Email: info[at]terapioksidan[dot]com | Didukung CV. Rezeki Lumintu Abadi NPWP 74.941.304.3-225.000 Norek BRI 151-60-10000-24305 a/n CV. Rezeki Lumintu Abadi & Yayasan An Nubuwwah Batam www.an-nubuwwah.or.id SK Kemenkumham RI Nomor AHU-0032582.AH.01.04.Tahun 2016 NPWP 80.269.773.0-215.000