Setan Keluar Melalui Darah Featured

Sunday, 01 July 2018 21:16 Written by  Published in Non Medis Read 303 times

Pembentukan sel darah merah (eritrapoiesis) melalui proses yang sangat kompleks dan terkendali. Diawali diferensiasi pluripotent hematopoietic stem cells menjadi progenitor cells. Yakni burst forming unit eryihroid (BFUe) dan colony forming unit erythroid (CFUe).

Perubahan ini dilanjutkan proses proliferasi serta maturasi menjadi early dan late erythrobiast untuk menjadi retikulosit. Kemudian diakhiri dengan pembentukan sel darah merah di dalam sumsum tulang untuk dikeluarkan sebagai sel darah merah ke dalam sirkulasi darah.

Perubahan yang terjadi selama proses maturasi eritroblast menjadi sel darah merah berupa penurunan RNA yang progresif dan peningkatan progresif pembentukan protein kerangka membran dan Hb serta kepadatan kromatin pada inti.

Kemudian inti akan dikeluarkan dari eritroblast pada fase late erythrobiast untuk menjadi retikulosit. Pada kondisi normal, aktivitas sumsum tulang pada low basal level.

Terdapat keseimbangan antara kecepatan produksi sel darah merah di sumsum tulang dan pemecahan sel darah merah di sirkulasi darah.

Kondisi keseimbangan pada low basal level ini dikendalikan oleh Epo. Pada kondisi hipoksia menimbulkan rangsangan sensor oksigen pada carotid body yang mengendalikan transkripsi Epo mRNA dengan perantara nukleoprotein.

Yaitu hypoxia inducible factor-1 (HIF-1) dan akan berinteraksi dengan enhancer element pada 3D region dari gen Epo sehingga terjadi peningkatan produksi Epo dan gangguan terhadap keseimbangan low basal level.

Epo bekerja dengan perantara reseptor spesifik pada sel target yaitu late BFUe dan CFUe untuk mengendalikan diferensiasi, proliferasi dan maturasi serta pembentukan Hb untuk menjadi sel darah merah.

Bahan Dasar Sel Darah

Eritropoiesis sangat memerlukan pasokan bahan dasar ke sumsum tulang yang adekuat tegar kuantitas dan kualitas sel darah merah yang diproduksi tetap normal sebagai pengganti sel darah merah yang sudah tua.

Besi adalah bahan terpenting untuk eritropoiesis yang diperlukan untuk proliferasi dan maturasi developing erythrocyte (DE) dan pembentukan Hb serta iron containing enzymes. Asam folat dan vitamin B12 juga diperlukan dalam proses tersebut terutama untuk proses maturasi DE (Hillman and Finch, 1996).

Darah manusia adalah cairan jaringan tubuh. Fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh.

Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme, dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit.

Hormon-hormon dari sistem endokrin juga diedarkan melalui darah. Darah manusia berwarna merah. Merah terang apabila kaya oksigen dan merah tua jika kekurangan oksigen. Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin.

Lalu bagaimanakah penjelasan jika jin dan setan yang menyusup pada manusia melalui aliran darah yang kemudian dengan diruq’yah atau bekam (hijamah) bisa keluar?

Dari pengalaman kami selama bertahun-tahun, jin-jin yang berada dalam darah manusia bisa ditekan dengan telunjuk atau ibu jari. Termasuk dikeluarkan melalui alat kop (bekam).

Misalnya seseorang yang terkena sihir ketika diruq’yah dan jin tidak bisa keluar, maka dikeluarkan bersamaan dengan proses bekam. Hal ini lebih efektif dan proses pengeluaran jin lebih cepat.

Mengingat ada beberapa jin-jin yang sudah masuk dalam tubuh seseorang, dirinya terkungkung di dalam tubuh orang tersebut. Jika aliran darah ini bisa dipersempit dengan bekam (hijamah), maka kekangan itu dapat membantu proses jin-jin yang tidak bisa keluar menjadi cepat keluar bersamaan dengan darah yang mengalir melalui alat kop.

Penjelasan hadis tentang setan (jin) mengalir dalam aliran darah seperti yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim;

Dari Shofiyah binti Huyay, dia berkata: Pernah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sedang beri’tikaf, lalu aku mendatangi beliau. Aku mengunjunginya di malam hari. Aku pun bercakap-cakap dengannya. Kemudian aku ingin pulang dan beliau berdiri lalu mengantarku. Kala itu rumah Shofiyah di tempat Usamah bin Zaid. Tiba-tiba ada dua orang Anshar lewat. Ketika keduanya melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, mereka mempercepat langkah kakinya. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam lantas mengatakan: Pelan-pelanlah, sesungguhnya wanita itu adalah Shofiyah binti Huyay. Keduanya berkata: Subhanallah, Wahai Rasulullah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: Sesungguhnya setan (jin) menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua” (HR. Bukhari No. 3281 dan Muslim No. 2175).

Dengan demikian, jika seseorang yang terkena sihir (gangguan jin atau setan) maka bisa diobati dengan ruq’yah. Tetapi jika dalam proses pengeluaran jin dirasa sulit, maka bisa dibantu dengan proses bekam (hijamah), Insya Allah jin atau setan dalam tubuh seseorang itu segera keluar.

Dari pengalaman kami selama ini, jika proses ruq’yah mengalami stagnasi, maka dicoba dengan jalan lain dengan proses bekam (hijamah). Selama proses hijamah ini, dapat membantu jin dan setan keluar melalui darah yang dihisap melalui kop bekam. Wallahu A’lam Bishshawwab. (Candra P. Pusponegoro - Grand Master Bekam & Ruq'yah Indonesia)

Candra P. Pusponegoro

Bengkel Manusia, Bukan Sembarang Bekam... (Asli Pisau)! Pengobatan Khusus Diabetes, Ginjal, Jantung, Skizofrenia, Penyakit Medis Lainnya & Non Medis (Gangguan Jin & Setan) | Town House Anggrek Sari Blok G/2 Kel. Taman Baloi Kec. Batam Kota, Batam, Provinsi Kepri, Indonesia, 29463 | (+62) 812-6850-3533 & WhatsApp Only (+62) 813-2871-2147 | Email: info[at]terapioksidan[dot]com | Didukung CV. Rezeki Lumintu Abadi www.rezekilumintu.co.id & Yayasan An Nubuwwah Batam www.an-nunuwwah.or.id | Norek BRI 151-60-10000-24305 a/n CV. Rezeki Lumintu Abadi | Daftar Online Klik Di Sini!

More in this category: « Hakikat Iblis, Jin dan Setan